Kuala Lumpur, Malaysia. Rangkaian agenda internasional ASEAN Classroom (ACL) 2026 telah resmi berakhir setelah berlangsung selama 8 hari penuh, dimulai dari tanggal 24 - 31 Agustus 2026. Mengambil lokasi di tiga pusat pertumbuhan strategis dan bersejarah di Malaysia, yaitu Kuala Lumpur, Putrajaya, dan Melaka. Program ini berhasil mempertemukan puluhan pemuda dan mahasiswa unggulan dalam sebuah forum lintas budaya, edukasi, dan pembentukan karakter kepemimpinan. Program ACL 2026 dirancang secara khusus untuk merespons kebutuhan kolaborasi pemuda antarnegara anggota ASEAN melalui kombinasi diskusi intensif, pembelajaran interaktif di luar ruangan, eksplorasi sejarah lokal, serta partisipasi aktif dalam kegiatan sosial kebudayaan setempat.
Perjalanan diawali pada Senin, 24
Agustus 2026, dimana seluruh delegasi bertolak dari Jakarta menuju Kuala Lumpur
sejak dini hari pukul 05.00 WIB. Setibanya di Malaysia, para peserta melakukan
proses pendaftaran, penerimaan akomodasi hotel, dan memanfaatkan waktu
istirahat guna mempersiapkan fisik.
Selasa, 25 Agustus 2026, program
resmi dibuka dengan tur edukatif di National Museum (Museum Negara
Malaysia) pada pukul 12.30 s.d 14.30. Kunjungan ini memberikan wawasan historis
mengenai peradaban Melayu dan pembentukan identitas Asia Tenggara. Agenda
kemudian dilanjutkan dengan sesi Welcoming Participant di Nasi Lemak
Wanjo, Kampung Baru, sebagai ajang silaturahmi awal dan pengenalan kuliner khas
daerah. Rangkaian hari kedua ditutup dengan program eksplorasi malam yang
didampingi langsung oleh panitia ACL 2026.
Rabu, 26 Agustus 2026, menjadi inti dari agenda ACL melalui kunjungan universitas dan pertukaran akademik ke Universiti Sains Islam Malaysia (USIM) dan Universiti Teknologi MARA (UiTM) Shah Alam. Kegiatan dimulai sejak pukul 07.00 pagi di USIM untuk mengikuti sesi kelas utama pertama yang berfokus pada diskusi transformatif dan pemajangan gagasan inovatif pemuda. Memasuki siang hari, para peserta melakukan rehat, makan siang bersama, dan melanjutkan perjalanan menuju UiTM Shah Alam. Sesi kelas kedua berlangsung di UiTM hingga pukul 16.00 sore, memfasilitasi diskusi kolaboratif serta penyusunan rekomendasi pemuda terkait isu-isu strategis kawasan. Usai seluruh rangkaian agenda akademik di kedua kampus tersebut, para peserta kembali ke Kuala Lumpur untuk beristirahat
Memasuki Kamis, 27 Agustus 2026,
rombongan bertolak menuju kota bersejarah Melaka pada tengah hari. Setelah
proses check-in homestay pukul 15.30, peserta diberikan waktu bebas
untuk mengamati dinamika kota bersejarah dunia tersebut.
Pada Jumat, 28 Agustus 2026, sesi materi kelas ACL dilanjutkan dari pukul 08.00 hingga 12.30, di mana para peserta mempresentasikan studi kasus budaya dan hukum. Setelah makan siang, kegiatan berlanjut dengan eksplorasi lapangan berbasis kelompok (Free time led by committee) hingga malam hari untuk mempelajari pelestarian warisan budaya di Melaka.
Rombongan kembali ke Kuala Lumpur pada Sabtu, 29 Agustus 2026. Hari berikutnya, Minggu, 30 Agustus 2026, peserta memanfaatkan waktu siang untuk refleksi kelompok dan persiapan penutupan. Pada malam harinya, para delegasi berkesempatan menghadiri Merdeka Eve Celebration, menyatu bersama masyarakat tempatan merayakan detik-detik Hari Kemerdekaan Malaysia. Program ACL 2026 secara resmi ditutup (Official Conclusion of ACL) pada Senin, 31 Agustus 2026 pukul 08.00 pagi, sebelum seluruh rombongan bertolak kembali ke Jakarta pada malam harinya pukul 20.15–21.15.
Humas Universitas Singaperbangsa Karawang
Jl. HS. Ronggowaluyo, Telukjambe Timur, Karawang
Helpdesk : 0811-8881-0909
Email : info@unsika.ac.id